Langsung ke konten utama

AYAH DAN IBU TERCINTA


Oleh Nursahda Dueraso

Ayah, Ibu, apa kabar kalian di rumah? Ku harap sehat selalu di setiap sujud ku selalu mendo'akan kalian berdua, Masih ku ingat dahulu ketika saya khawatir tentang biaya sekolah Ayah mengatakan dengan penuh keyakinan
"Kamu belajar saja Soal biaya urusan Ayah Kalau Tuhan memberi  kesempatan kepada kamu untuk menuntut ilmu di sana pasti ada jalan juga untuk mencari biaya. "

Kini masa itu sudah  berlalu lama dengan kerja keras Ayah dan Ibu, aku ingin mencapai pendidikan dengan tuntas dan bergelarkan sarjana.

Dalam fikiran ku, aku ingin segera bisa menggantikan peran mereka untuk bekerja keras, Segudang rencana sudah aku persiapkan  sebelum mendapatkan gelar sarjana, Hanya satu yang ku kejar yaitu membahagiakan Ayah dan Ibu.

Perjuangan Ayah dan Ibu sudah begitu lama. Sejak aku belum lahir sampai saat ini, Selama kuliah aku selalu berharap ingin cepat lulus, cepat mendapat pekerjaan, dan segera bisa menggantikan perjuangan Ayah dan Ibu lakukan selama bertahun tahun. 
Ingin rasanya melihat kalian duduk tenang di teras rumah, tak perlu lagi memikirkan apa menu makan esok hari atau pun biaya sekolah adik-adik, dan Tak perlu Ayah dan Ibu bekerja lagi Karena kini ada anak-anak mu yang sudah sarjana dan siap memenuhi semua kebutuhan.

Hidup memang tak pernah mudah Ayah dan Ibu sudah merasakan manis pahit nya dalam kehidupan karena mereka lebih duluan merasakan itu semua dan mereka juga sudah berpengalaman, Tetapi aku tidak akan menyerah untuk bermimpi membahagiakan orang tua mimpi itu sejengkal lagi  ku gapai untuk membahagiakan Ayah dan Ibu bersabarlah dahulu. Berikanlah anak mu ini restu agar bisa segera mewujudkan mimpi-mimpi yang kalian titipkan kepada ku.

" Semoga Allah selalu melindungi mu. "
Ibu dan Ayah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGALAMAN YANG BERHARGA

  Oleh Nursahda Dueraso Semua orang pasti mengalami peristiwa yang menakjubkan dalam hidupnya. Ada senang, sedih, resah, dan bimbang. Itu merupakan suatu pengalaman yang akan saya jadikan pengalaman dan pelajaran untuk diri pribadi. Tidak ada pengalaman maka kita tidak akan bisa mengukur seberapa baik atau buruk diri kita untuk kehidupan sosial atau kehidupan berumah tangga. Pengalaman adalah suatu kejadian yang menjadi pengalaman berharga untuk diri saya. Maknai setiap kejadian dan pelajari setiap pengalaman untuk suatu perubahan ke arah lebih baik dengan pengalaman tersebut kita lebih mudah memahami segala bentuk kekurangan yang ada pada diri kita. Pengalaman saya pertama berpijak di tanah Indonesia. Ketika saya hilang di Ramayana Cileungsi, saya di ajak jalan-jalan oleh  kakak kelas.  dua dari Thailand dan tiga orang teman asli pribumi Indonesia. Dari kampus STAI kami menaiki grab motor, menuju mall . Teman-teman yang lain sudah sampai di temp...

AYAHKU SEMANGATKU

Oleh Nursahda Dueraso Dalam hidup berkeluarga pasti kita membutuhkan sosok ibu dan ayah. Keberadaan mereka memiliki peran penting yang berbeda, kasih sayang mereka sangat di butuhkan bagi sang anak. Mereka ibarat guru dan panutan bahkan teman curhat bagi sang anak. Ibu memiliki perang yang sangat penting karena beliau adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Begitu pula Ayah, lelaki tangguh dan kuat yang memiliki tanggungjawab lebih besar melebihi Ibu. Karena beliau adalah pemimpin dalam sebuah rumah tangga. Bagiku Ayah sangat berjasa dalam hidupku, beliau adalah sosok yang hebat sebagai panutan.   Beliau adalah Ismail Dueraso yang lahir di Negara tercinta Thailand, beliau di anugerahkan 4 orang anak yang hebat dan sangat diharapkan kesuksesannya di masa mendatang. Meskipun beliau hanya lulusan sekolah dasar dan mengandalkan hasil pertanian untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, hal itu tidak menyurutkan semangat beliau untuk menyekolahkan anak-anaknya ke pergurua...

RINDU SAHABAT LAMA

Oleh Nursahda Dueraso Sudah dua tahun lebih, ku tinggal di Indonesia tak terasa waktu yang telah ku lewati bersama dengan sahabat dan teman baru yang ku habiskan dan kulewati berasa-sama mengisi hari-hari dengan penuh makna dan kenangan yang takan ku lupa begitu saja.  Terkadang atau sesekali ku ingat rumah dan rindu segala yang ada di rumah terutama keluarga dan teman-teman lama ku, meski sudah dua tahun lamanya tak berjumpa dengan mereka tetapi mereka tetap selalu kukenang, terutama nya untuk sahabat-sahabat lama yang selalu tersimpan memori kenangan Indah bersama kalian.  Kapan lagi kita duduk bersama dan berbagi tawa? Bukan hanya dengan bertukar stiker untuk mengekspresikan perasaan saja. Aku ingin menatap langsung wajah kalian,  komentar atas perubahan yang  oleh waktu pada diri kalian ,Aku ingin berbagi banyak tentang hidupku di Indonesia : tentang hal-hal yang selalu ku simpan sendiri, atau apa yang terjadi sejak hubungan terakhir ku untuk di ak...